GEREJA DI INDONESIA
Sendang Sono, Muntilan
Goa Maria Lourdes Sendang Sono - Desa Banjaroyo - Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo (Jalan Raya Muntilan - Wates), Paroki Promasan, telpon 0292-21130. Diresmikan pada tanggal 8 Desember 1929 oleh Pastor RP Prennthaler, SJ. Misa setiap hari Sabtu selama bulan Mei dan Oktober pukul 16.00 WIB.
Goa ini merupakan kompleks
bangunan bernuansa Jawa, dengan lingkungan alam yang asri dan sejuk. Sejak pagi
hingga tengah malam goa ini tidak pernah sepi. Peziarah datang silih berganti
secara berkelompok maupun sendiri-sendiri.
Sendang Sono diminati peziarah karena keunikan arsitekturnya yang ramah
lingkungan, sentuhan arsitek-imam Katolik mendiang Romo Mangunwijaya pada tahun
1974. Kreasi ukiran pada dinding dan jalan dalam bentuk trap yang dapat
digunakan sebagai tempat duduk mengesankan.
Di bawah pohon rindang nun di sana kita berkomunikasi dengan Allah, serasa dekat.....dan sangat dekat
Nama Sendang Sono berasal
dari kata sendang-yang berarti mata air, dan Sono-untuk nama pohon. Disebut
Sendang Sono karena sendang yang memangku air berada persis dibawah dua pohon
Sono. Pohon Sono yang berdiri tegak menjulang tinggi dengan rimbunan daunnya
memberikan perlindungan pada sendang, sehingga panas tak mampu menyentuh dasar
sendang, dan air pun tak pernah habis memberikan minum pada pohon Sono.
Suasana keheningan umat untuk merasakan kedekatan dengan Tuhannya
Goa Maria dibangun tepat
dibelakang sendang dan pohon Sono. Di dalam goa disusun batu alam, dengan patung
Maria setinggi hampir 2 meter, sumbangan Ratu Spanyol.
Goa ini dilengkapi 3 kapel berbentuk joglo. Kapel utama terletak di samping
kanan goa. Kapel didirikan dengan maksud devosi kepada Bunda Maria, yang
akhirnya mengantar umat kepada pusat iman yakni Tuhan Yesus Kristus dalam
ekaristi.
Selain keunikan arsitektur dan keindahah alamnya, Sendang Sono juga menyimpan
kisah besar sejarah gereja Katolik Indonesia. Sebuah relief sejarah tampak di
samping kapel utama. Membawa peziarah ke tahun 1904 silam, dimana 173 penduduk
desa berpakaian adat jawa dibaptis oleh Imam Jesuit, Romo Van Lith, dengan
menggunakan air sendang.
Bunda Maria ikut merasakan kebutuhan umatnya dan menyampaikannya kepada Yesus puteranya
Termasuk katekumen pertama
Bapak Barnabas, yang makamnya di sekitar goa. Merekalah cikal bakal gereja
Katolik di Jawa Tengah. Peristiwa ini kemudian mendorong gereja menetapkan
tempat ini sebagia tempat ziarah, wujud rasa syukur kepada Bunda Maria.
Sedangkan dua kapel lainnya, kapel Maria Bunda Segala Bangsa terletak di pintu
masuk, yang melambangkan berkat Maria untuk semua orang dari segala bangsa. Satu
lagi kapel para rasul yang mengingatkan pada 12 rasul Yesus yang pertama.
Betapa indahnya, kedekatan anak dan bundanya
Sebuah tapak jalan salib
pendek dengan diorama kisah sengsara Yesus berbentuk kecil berada di pinggiran
kali, membawa peziarah untuk merenung jalan salib Yesus. Dan sebuah salib besar
dipancang di depan kapel Maria Bunda Segala Bangsa, menyempurnakan ziarah iman
berakhir pada salib tanda kemenangan melalui kebangkitan Yesus.
Bagi para peziarah, berdoa melalui perantaraan Bunda Maria bukan untuk mencari
mukjizat, melainkan meneladani sikap Bunda Maria yang selalu setia pada
panggilan Allah, dengan menjadi ibu sang Juruselamat.
Di keheningan sore hari
Suasana malam yang nyaman untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta
PUH SARANG (Lourdes Indonesia), Kediri
Goa Maria Lourdes Puh Sarang - Kecamatan Semen - Kediri. Paroki St. Vincentius a Paulo, Jl. Veteran 3, telpon 0354-772782, Kediri.
Diresmikan pada tanggal 2 Mei 1999 oleh Uskup Surabaya (alm) Mgr. Johannes Hadiwikarta, Pr
Puh Sarang dibanjiri umat Katolik terutama pada hari Kamis Kliwon malam Jum'at Legi (dalam kalender Jawa). Bahkan ada yang sudah berkumpul sejak Kamis Kliwon sore untuk menghindari kemacetan di sepanjang jalan menuju Goa Maria Lourdes. Semua ini dilakukan agar tepat jam 24:00 WIB para peziarah ini dapat mengikuti doa Rosario yang dilanjutkan dengan perarakan menuju ke Goa Maria Lourdes dan Misa Tirakatan berbahasa Indonesia diiringi musik tradisional.
Altar dan Goa Maria di PuhSarang
Gereja Puh Sarang, tepatnya terletak di Kecamatan Semen, kira-kira 10 km sebelah
Barat Kediri, di Gunung Klotok, di lereng Gunung Wilis. Puh Sarang menjadi
tempat ziarah yang unik karena di kompleks Puh Sarang terdapat 5 (lima) 'fasilitas'
ziarah yaitu gereja yang unik dan khas, tiga patung Bunda Maria, tiga jalan
salib, tiga Pondok Rosario dan Goa Maria Lourdes.
Keunikan semakin terasa bila kita melihat Gereja Puh Sarang. Gereja ini dibangun
dengan arsitektur bergaya perpaduan Jawa dan tradisional Hindu. Salah seorang
yang berjasa dalam pembangunan Gereja Puh Sarang ialah Ir. Maclaine Pont,
seorang Belanda yang lahir di Batavia (Jakarta) yang sangat tertarik pada
peninggalan Kerajaan Majapahit. Itulah sebabnya Gereja Puh Sarang bercorak
Majapahit.
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu
Terpujilah engkau di antara wanita
Dan terpujilah buah tubuhmu Yesus
Kalau kita melihat dari jauh, Gereja Puh Sarang mirip dengan perahu (bahtera Nuh), tetapi juga dapat dilihat seperti bentuk rumah adat Minangkabau atau rumah yang biasa dipakai orang Batak Toba. Keindahan gereja Puh Sarang justru terletak dalam bagian interiornya yang unik. Relief yang dibuat pada bahan dari bata mirip dengan relief yang biasa terdapat pada candi-candi jaman Majapahit. Altar dibuat dari batu massif yang beratnya 7 ton dan berpahat gambar rusa yang melambangkan mereka yang telah dibaptis dan calon baptis (katekumen).
Suasana teduh merasakan kehadiran Allah
Ada tiga patung Bunda Maria di tempat ziarah Puh Sarang ini. Yang pertama ada di Goa Maria di samping kiri Gereja Puh Sarang (syukurlah bahwa dulu pernah sempat hilang dicuri dan dibuang lalu ditemukan kembali serta dipasang di tempat aslinya), yang kedua di Goa Maria dekat gedung serbaguna dan yang ketiga di Goa Maria Lourdes (replika atau tiruan dari patung Maria Lourdes).
Diorama Jalan Salib 14 perhentian
Salah satu kekhasan ziarah Katolik adalah Jalan Salib. Di tempat ziarah Puh Sarang ini ada tiga jalan salib. Salah satu Jalan salib nampak istimewa, karena stasi-stasi untuk renungannya berbentuk patung-patung sebesar manusia. Jalan Salib seperti ini terinspirasi dari jalan salib di Lourdes, Prancis. Di kompleks ziarah Puh Sarang ini terdapat pula tiga Pondok Rosario yang dibuat berdasarkan misteri hidup Yesus Kristus yang direnungkan dalam doa Rosario yaitu peristiwa gembira, peristiwa sedih dan peristiwa mulia.
Umat peziarah menyatu dengan Allah yang hadir di tengah mereka
Tempat ziarah Puh Sarang menjadi besar dan terkenal dengan adanya Goa Maria Lourdes, yang merupakan tiruan atau replika dari Goa Lourdes di Prancis, bahkan diakui sebagai yang terbesar di Asia. Patung Bunda Maria di sini dibuat dari batu asli. Di sebelah timur terdapat patung Pieta, di mana digambarkan Bunda Maria sedang memangku Putranya Yesus. Patung Pieta ini mengingatkan kita akan patung serupa yang terdapat di Basilika St. Petrus, Roma. Dengan adanya tiruan Goa Lourdes di Prancis ini, maka umat yang tidak mungkin pergi ke Lourdes karena masalah biaya dan lain-lain, bisa membayangkan keindahan Lourdes, sementara mereka berdoa kepada Bunda Maria.
Kompleks peristirahatan akhir para uskup Surabaya dan penitipan abu para umat
Synagogue, Surabaya
Satu-satunya Rumah Synagogue di Indonesia

Shalom Aleykhaem adalah salam dalam bahasa Ibrani (bahasa resmi bangsa Israel) yang maknanya seperti 'assalamualaikum' dalam bahasa Arab.
Dalam kebudayaan Semit, bahasa Arab adalah bahasa termuda dan berakar dari bahasa Ibrani. Karena itu, jika ingin belajar bahasa Arab secara total, tentunya harus mempelajari akarnya terlebih dahulu yaitu bahasa Ibrani.
Banyak kesamaan kata antara bahasa Arab dengan bahasa Ibrani. Hal itu karena kedua bahasa tersebut serumpun. Bahasa Hebrew, Aramaic/Syiriac, dan Arab masuk rumpun Abrahamic Lingusitic. Makanya banyak ditemukan kata yang hampir serupa.
Judaism ternyata tidak sama dengan Zionism seperti yang dipahami kebanyakan orang selama ini. Judaism adalah agama, sementara Zionism berkaitan dengan politik. Kedua hal tersebut berbeda sama sekali.
Interior Chapel of Notre Dame de bon secours Montreal is a real unique one http://photo.photojpl.com/flash/08notredbs.html
Israel Tanah Terjanji
GO YE INTO ALL THE WORLD, AND PREACH THE GOSPEL TO EVERY CREATURE
Powered by: SECAPRAMANA.Com.Inc. Last Update: April 14, 2007 Copyright@2004 All Rights Reserved